for you H

24 Juni 2014..
Dinginnya malam ini begitu menusuk ke tulangku,
Menyayat gumpalan hati yang sedang pilu..
Tepat menginjak usia 1,25 tahun!
Tapi apa???
Luka itu yang membuatku memutuskan untuk meninggalkanmu.
Pernahkah terpikir olehmu selintas saja derita yang kurasa? Luka yang kuterima?
Andai saja saat itu kau bisa menghargai aku, menghadgai hatiku yang telah lama berkorban demi mempertahankan janji itu..
Pernahkan terpikir olehmu sejenak saja atas apa yang telah aku korbankan demi mempertahankan rasa yang sebenarnya hanya asa di masa tua..
Keindahan yang hanya di awal, janji indah yang hanya diucapkan dalam kata, unkapan hati yang hanya sebuah dusta..
begitu mudahnya kau hancurkan apa yang telah kau perbuat oleh dirimu sendiri
Kau minta aku tuk selalu percaya?! Apa aku HARUS BISA untuk percaya?!
Kamu bisa lihat sekarang apa kenyataannya, apa yang selama ini aku coba tuk percaya, apa yang pada akhirnya kuterima..
mungkin kini kau dapat tertawa bahagia atas penderitaan yang kurasa.
Aku bukan wanita bodoh yang dapat selamanya menerima dusta
Aku bukan tidak pernah tau atas semua dusta dan hina yang ada di belakangku yang mungkin seakan-akan membuatku terlihat percaya..
Aku diam,
Aku diam bukan karna aku tidak tau semua dusta yang selama ini engkau cipta.
Aku diam hanya karna aku berpura-pura..
berpura-pura bodoh demi mempertahankan rasa yang ada.
Mencoba untuk selalu memaafkan dan selalu menerima.
Tapi kini tidak!
Aku tidak akan pernah mau membodohi diriku sendiri,
Aku tidak buta, aku juga punya rasa..
Nyata.. sangat nyata.
Kali ini kau sudah sangat terlambat, memaksaku kembali dalam pelukanmu erat..
Hatiku untukmu kini sudah berkarat!
perlahan rapuh dan hancur, bahkan hilang!
Aku tau kamu punya sebuah ketulusan,
Aku ingin kamu juga punya kesadaran..
kemana kamu selama ini?
Apa saja yang sudah kamu lakukan untuk hatiku?
Kenapa selalu di saat aku sudah mulai jauh dan meninggalkanmu baru kamu bisa katakan penyesalan dan mengeluarkan racun racun berbisa palsumu?!
kali ini aku berdoa untuk kita, aku bahagia disini dan kamu bahagia disana.
Maaf semuanya tidak akan kembali seperti semula untuk kita, hatiku sudah mati rasa.

Komentar

Postingan Populer